Akhir di Desember 2021, tim Taman Bacaan Pelangi mulai melaksakan proses seleksi untuk program pengembangan Perpustakaan Ramah Anak di Kabupaten Nagekeo, NTT. Proses seleksi sekolah ini kita mulai dengan melihat data dampingan 50 sekolah mitra TBP di kabupaten Nagekeo selama program membaca menyenangkan secara daring selama tahun 2021. Dari 50 sekolah binaan, tim TBP akhirnya memilih 18 sekolah untuk tim TBP kunjungi dan seleksi ke tahap berikutnya.

Sambutan kepala sekolah pada kunjungan pertama tim TBP untuk seleksi perpustakaan untuk program 2022.

Sebelum memulai kunjungan seleksi ke sekolah-sekolah, tim TBP bersama tim Provisi juga bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Nagekeo untuk berdiskusi dan  meminta dukungan terkait program Perpustakaan Ramah Anak di tahun 2022. Dinas P&K kabuapten Nagekeo mendukung penuh untuk program tahun 2022.

 

Diskusi tim TBP dan Provisi bersama tim Dinas P&K kabupaten Nagekeo terkait program Perpustakaan Ramah Anak 2022.

Dukungan yang baik dari Dinas P&K sangat mempermudah tim TBP dalam melaksanakan kunjungan dan seleksi ke 18 sekolah target seleksi. Selain mendapatkan pendampingan oleh staff dinas P&K, pihak sekolah juga menyambut antusias tim TBP saat ke sekolah mereka sehingga proses seleksi sekolah mitra berjalan dengan sangat baik. Tak hanya itu, para komite dan orang tua siswa pun menyambut baik program ini, hal ini terlihat dari mereka yang datang pada saat pertemuan di kunjungan seleksi ke 2 serta aktif dalam proses diskusi program.

Perkenalan program dan diskusi bersama kepala sekolah, guru, komite dan orang tua siswa.

Seleksi sekolah fase 1 program Perpustakaan Ramah Anak di kabupaten Nagekeo ditutup dengan penandatangan MoU untuk 10 sekolah terpilih (SDI Marapokot, SDI Towak, SDI Wudu, SDI Waemburung, SDK Nagesapadhi, SDK Bokogo, SDK Wolopogo, SDK Towaklaing, SDK Nggolonio dan SDK Aeramo). Penandatangan MoU ini dilaksanakan di kantor Dinas P&K kabupaten Nagekeo, yang dihadiri oleh Kepala Dinas P&K, Kabid SD, Kepala Sekolah, serta para ketua komite dan staff TBP.

Pertemuan 10 kepala sekolah terpilih, Kepala Dinas P&K, Komite dan Staff TBP untuk diskusi bersama dan penandatanganan MoU.

Dari proses seleksi sekolah hingga proses penandatanganan MoU, tim TBP melihat bahwa pihak Dinas P&K maupun 10 sekolah terpilih sangat mendukung dan bersemangat dalam melaksanakan proses pengembangan perpustakaan di sekolah mereka. Selanjutnya, tim TBP mengharapkan kerja sama yang sudah terjalin dengan baik ini memberikan dampak yang baik untuk anak-anak, dan 10 sekolah ini bisa menjadi sekolah model untuk Sekolah Dasar lainnya di kabupaten Nagekeo.