Wolasi, 17 September 2026 – Taman Bacaan Pelangi (TBP), berkolaborasi dengan Givaudan Foundation, meresmikan Perpustakaan Ramah Anak ke-263 di SD Negeri 5 Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Kehadiran perpustakaan ini diharapkan dapat memperluas akses anak terhadap buku bacaan berkualitas sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini. Kegiatan peresmian dihadiri oleh Kepala Subbagian Umum BPMP Sulawesi Tenggara, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe Selatan, tim lapangan Givaudan, serta orang tua siswa.

Melalui dukungan Givaudan Foundation, TBP menyediakan 1.250 eksemplar buku cerita anak berkualitas yang terdiri atas lebih dari 400 judul. Buku-buku tersebut menyajikan ilustrasi menarik, beragam tema, serta tingkat kesulitan membaca yang disesuaikan dengan kemampuan siswa. Dengan koleksi yang beragam dan sesuai jenjang membaca, anak-anak diharapkan dapat menemukan buku yang mereka sukai sekaligus mengembangkan kemampuan literasi secara bertahap.
Untuk memastikan perpustakaan dapat dimanfaatkan secara optimal, kepala sekolah dan guru SD Negeri 5 Wolasi juga telah mengikuti pelatihan selama lima hari. Pelatihan ini membekali mereka dengan keterampilan mengelola perpustakaan ramah anak serta merancang dan memandu kegiatan membaca yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

Dalam sambutannya, Kepala Subbagian Umum BPMP Sulawesi Tenggara, Ibu Rika Ernita Mekuo, S.Si., M.Si., menyoroti pentingnya upaya bersama untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di Kabupaten Konawe Selatan.
“Rapor Pendidikan Kabupaten Konawe Selatan masih menunjukkan capaian literasi yang perlu kita tingkatkan. Oleh karena itu, program perpustakaan ramah anak ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kami berharap keberadaan perpustakaan ini dapat mendorong siswa untuk semakin gemar membaca, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan literasi mereka. Dukungan dan keterlibatan aktif kepala sekolah, guru, serta orang tua sangat penting agar manfaat program ini dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Sobirin, S.I.P., Ketua Komite SD Negeri 5 Wolasi, yang memiliki keterikatan panjang dengan sekolah tersebut. Ia mengenang perjalanan sekolah sejak masih berstatus sekolah satu atap di tengah hutan hingga berkembang seperti sekarang.
“Saya adalah salah satu pelopor pendirian sekolah ini, sejak masih berstatus sekolah satu atap di tengah hutan. Saya juga pernah menjadi tenaga pendidik di sini. Karena itu, saya merasa sangat bersyukur melihat sekolah ini mendapatkan dukungan melalui program perpustakaan ramah anak. Ini merupakan bantuan pertama yang kami terima, dan kami menyambutnya dengan penuh sukacita,” ungkap Sobirin.
Ia juga menekankan pentingnya menyediakan alternatif kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak di tengah meningkatnya penggunaan gawai.
“Di tengah keseharian anak-anak yang semakin dekat dengan gawai dan berbagai konten digital, kehadiran perpustakaan ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenal lebih banyak cerita, pengetahuan, dan pengalaman melalui buku. Harapan saya, anak-anak dapat membaca dan menikmati seluruh koleksi buku yang tersedia, sehingga perpustakaan ini benar-benar menjadi bagian dari kegiatan belajar mereka di sekolah,” tambahnya.
Melalui kolaborasi dengan Givaudan Foundation, TBP terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya minat baca dan kemampuan literasi anak. Peresmian perpustakaan di SD Negeri 5 Wolasi menjadi salah satu langkah untuk memastikan lebih banyak anak memiliki akses terhadap buku bacaan berkualitas dan kesempatan belajar yang lebih baik.






