Tahun ini menandai delapan tahun kemitraan antara Taman Bacaan Pelangi (TBP) dan Givaudan di Sulawesi. Givaudan merupakan perusahaan multinasional asal Swiss yang dikenal sebagai produsen perisa (flavors) dan wewangian (fragrances) terbesar di dunia. Selain menjadi pemimpin di industrinya, Givaudan juga memiliki komitmen terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan komunitas di wilayah tempat mereka beroperasi.

Perpustakaan ramah anak SDN 1 Katoi yang diresmikan di tahun 2018 dan menjadi perpustakaan pertama hasil kemitraan TBP dan Givaudan

Kemitraan ini dimulai pada tahun 2018 melalui pendirian perpustakaan ramah anak di SDN 1 Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Sejak saat itu, kolaborasi antara TBP dan Givaudan terus berkembang. Pada akhir Juni 2026, kedua organisasi meresmikan perpustakaan ramah anak ke-14 di SDN 06 Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Perpustakaan ramah anak SDN 6 Wolasi yang baru diresmikan akhir Juni lalu dan menjadi perpustakaan ke-14 hasil kemitraan TBP dan Givaudan

Selama delapan tahun, kemitraan ini telah memberikan dampak positif di enam kabupaten yang tersebar di dua provinsi di Sulawesi. Program ini telah menjangkau lebih dari 1.500 siswa sekolah dasar, melibatkan 170 guru dan 240 orang tua, serta menyalurkan lebih dari 18.000 buku cerita anak berkualitas ke sekolah-sekolah mitra. Melalui perpustakaan ramah anak, siswa memiliki akses terhadap buku bacaan anak bermutu dan sesuai kemampuan membaca mereka, sementara guru memperoleh pelatihan dan pendampingan untuk menciptakan kegiatan literasi yang menyenangkan di sekolah. Orang tua pun turut dilibatkan melalui berbagai kegiatan yang mendorong tumbuhnya budaya membaca di rumah.

Kegiatan membaca menggunakan buku digital di SDN 5 Bambangan, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat

Seiring berjalannya waktu, kemitraan antara TBP dan Givaudan tidak hanya berfokus pada pengembangan perpustakaan ramah anak, tetapi juga berkembang ke berbagai inisiatif lainnya. Salah satunya adalah program Perpustakaan Digital yang memperluas akses siswa dan guru terhadap koleksi buku bacaan digital berkualitas. Selain itu, melalui program Girl Empowerment, TBP memberikan pelatihan kepada siswi SMP untuk meningkatkan kepercayaan diri dan membekali mereka dengan berbagai keterampilan penting, seperti berbicara di depan publik, literasi keuangan, literasi lingkungan, literasi digital, serta keterampilan hidup lainnya.

Kegiatan program Girl Empowerment di SMP Satap 7 Bambangan, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat

Delapan tahun kemitraan ini membuktikan bahwa perubahan yang berkelanjutan lahir dari kolaborasi yang konsisten. Bersama Givaudan, Taman Bacaan Pelangi tidak hanya menghadirkan perpustakaan yang lebih ramah bagi anak, tetapi juga memperkuat ekosistem literasi melalui peningkatan kapasitas guru, pelibatan orang tua, serta pemberdayaan remaja putri. Ke depan, Taman Bacaan Pelangi berharap kemitraan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah serta komunitas di Indonesia, sehingga semakin banyak anak yang memiliki akses terhadap buku bacaan berkualitas dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.