Ibu Skolastika  Muna, atau akrab disapa ibu Stinki, merupakan guru kontrak di SDK Nggolonio, Kabupaten Nagekeo. Beliau sudah mengabdikan dirinya  selama 16 tahun dan senang mengajar siswa kelas satu dan dua. Karakter beliau yang sangat ramah dan sering membaca cerita untuk para siswanya, ibu Stinki menjadi  salah satu guru yang paling disenangi di sekolah.

Sebelum mengikuti pelatihan manajemen perpustakaan, Ibu Skolastika belum pernah melakukan kegiatan membaca nyaring selama beliau mengajar. Sehingga ketika pertama kali membaca nyaring, beliau merasa cukup kesulitan, dikarenakan ada banyak langkah-langkah kegiatan yang harus dilakukan. Selain itu juga diperlukan membaca dengan intonasi yang tepat serta ekspresi yang sesuai dengan  alur cerita.

Ibu Stinki saat membaca lantang untuk para siswa nya di perpustakaan.

 

Menariknya, setelah empat kali melakukan kegiatan  membaca nyaring bersama para siswanya di kelas satu, dan melakukan latihan yang cukup di rumah sebelum membaca nyaring,  ibu Skolastika sudah mulai terbiasa dan menikmati kegiatan membaca bersama anak-anak di perpustakaan. Buku Cepatlah Bello, Titu dan Tuti, dan Lautkah ini?, adalah buku-buku  favorit ibu Stinki saat membaca nyaring. Selain karena alur cerita dalam buku tersebut sangat menarik dan ilustrasinya jelas, isi cerita buku-buku tersebut begitu erat hubungannya dengan kehidupan para siswa beliau. Anak-anak kelas satu  sangat antusias mendengar cerita dari buku-buku ini.

Ibu Stinki berkeliling mendampingi anak-anak saat membaca mandiri di perpustakaan.

“Harapan saya kedepannya, siswa saya lebih mencintai buku, sehingga literasi membaca mereka menjadi lebih baik”. Selain itu, beliau juga sangat senang Ketika siswanya bisa menjawab pertanyaan tentang buku setelah membaca. Aprilia, Fransiskus, Aurora, dan Maria adalah beberapa siswa yang sering menceritakan kembali isi buku yang mereka baca di rumah kepada teman kelas mereka. “Dengan belajar teknik membaca nyaring dan sudah saya aplikasikan dengan anak-anak, saya juga akhirnya belajar untuk menikmati proses membaca.” Ungkap beliau.