Hari ini, kami membuka perpustakaan baru kami di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur! Woohhooo!!

Perpustakaan berada di SD GMIT Pitungbang, Kampung Otvai, Alor. Ketika kami tiba, anak-anak menyapa kami dari gerbang depan sekolah mereka dengan senyuman lebar di wajah mereka. Mereka bahkan membantu kami mengangkat kotak-kotak berisi buku menuju ruang an perpustakaan. Anak-anak dari kelas VI membantu menyusun buku-buku dan merapikan di rak buku yang telah tersedia. Ketika menyusun buku di rak sudah selesai, seorang anak perempuan bergumam sambil melihat rak buku itu, “Wow… bagus sekali..” Mendengar komentar anak perempuan itu, kita hanya bisa tersenyum.  Lebih dari 800 judul buku telah siap untuk dibaca oleh anak-anak di kampung ini. Dan masih banyak lagi yang akan datang.

Alor3

Anak-anak tidak sabar untuk membaca buku. Bahkan ketika mereka sedang merapikan buku di rak, beberapa dari mereka membaca dan tidak bergerak dari tempat duduk mereka. Sangat menyenangkan. Kadang-kadang mereka juga memperlihatkan buku mereka kepada teman-teman, dan ketika teman mereka mengambil buku itu, mereka menahannya dengan kuat. Sangat menyenangkan melihat mereka mendapatkan kesenangan melalui buku-buku yang kami bawa.

Alor2

Pak Samuel, kepala sekolah, meminta kamu berkumpul bersama dengan anak-anak dalam satu ruangan yang lumayan besar. Beliau memberikan sambutan, berterima kasih kepada Taman Bacaan Pelangi yang telah bersedia bekerja sama dengan sekolah untuk membangun perpustakaan. Beliau juga menjelaskan kepada anak-anak mengenai pentingnya membaca. “Buku adalah guru yang tidak pernah marah”, kata beliau. Sungguh ungkapan yang bagus! Itu sangat benar. Buku mengajar kita mengenai apapun, dan buku tidak pernah marah. 

Nila Tanzil, pendiri kami, menyapa anak-anak dan juga memperkenalkan anggota tim yang turut bergabung dalam perayaan hari ini: Metta Anggriani, Eva Muchtar dan Hasna Pradityas. Masing-masing juga bercerita mengenai profesi mereka yang menginspirasi anak-anak. Metta, selain mengejar karir di perusahaan multinasional, juga tertarik dengan yoga. Kemudian, Metta menunjukkan beberapa gerakan yoga kepada anak-anak dan mereka tertawa bersama! Eva menjelaskan kepada anak-anak tentang kesenangannya menulis dan sekarang dia adalah seorang penulis profesional. Sementara, Tyas bercerita mengenai dirinya sejak masih anak-anak, dia senang menggambar dan sekarang menjadi pekerjaannya – menggambar dengan menggunakan komputer. Keren bukan? Nila, pendiri kami bercerita mengenai passion-nya di traveling dan muncul di televisi, mengunjungi tempat-tempat yang bagus di Indonesia dan dibayar. “Siapa yang ingin masuk TV dan jalan-jalan gratis?”, Nila bertanya. Anak-anak mengangkat tangan mereka dengan kilauan yang terpancar dari dalam mata mereka. Lucu bukan?

Alor4

Kami menjelaskan kepada mereka bahwa setiap hari Sabtu mereka bisa mengunjungi perpustakaan dan membaca gratis. Sebanyak yang mereka mau. Yeayyyy!!! Anak-anak bertepuk tangan. Kami juga menjelaskan bahwa buku di Taman Bacaan Pelangi adalah buku yang juga dibaca oleh teman-teman mereka di kota besar.

Jadi, di waktu yang akan datang, ketika mereka memiliki teman dari kota besar, mereka akan bercerita mengenai masa kecil mereka dan berkata “Oh, saya juga membaca buku itu ketika masih kecil. Meskipun saya datang dari kampung kecil di Alor, saya bisa mendapatkan buku yang sama seperti yang kamu baca di kota!” Mereka tersenyum dan menunjukkan gigi putih dan kilau di dalam mata mereka. Menyenangkan.

Ibu Wati, guru yang juga merangkap menjadi pengelola perpustakaan juga sangat senag. Beliau tidak berhenti tersenyum.
Terima kasih kepada setiap orang yang telah mendonasikan buku! Kalian telah membuat mimpi menjadi kenyataan! Kalian membuat anak-anak tersenyum, waktu yang berharga!

Juga kepada Nusantara Beta dan Guerrilla Dive Ind untuk kolaborasi yang menyenangkan. Tanpa kerja sama dengan kalian, kami tidak akan sanggup membuat perpustakaan di Alor.

Terakhir dan juga penting, kami berterima kasih kepada donatur individu yang telah dengan bermurah hati membantu program kami. Terima kasih untuk kebaikan kalian. Bantuan kalian sangat berharga untuk anak-anak di Indonesia Timur.
Melalui perpustakaan baru di Alor ini, sekarang Taman Bacaan Pelangi telah memiliki perpustakaan di 12 pulau di Indonesia!! Yeayyy!!! Terima kasih semuanya!

Alor1