5 September 2026 – Malunda, Kab Mejene – Misrawati, dengan lantang menyampaikan pidato tentang pentingnya pendidikan dihadapan guru, orang tua dan teman temannya. Mutia dengan penuh percaya diri menceritakan peran perempuan lokal yang memperjuangkan kemerdekaan, dan Isna dengan rasa bangga menuturkan pesan dan kesannya selama mengikuti program Girl Empowerment. Mereka adalah 3 dari 18 siswi SMPN 7 Satu Atap Malunda Kab. Majene yang menjadi penampil dalam kegiatan Graduation dan Gelar Karya Girl Empowermen Program.

Setelah satu tahun belajar beragam topik pengembangan diri seperti public speaking, Vision Board, literasi digital, literasi keuangan, berpikir kritis dll, hari ini 18 peserta Girl Empowerment Program mempresentasikan karya-karya yang telah mereka buat selama mengikuti program. Karya yang ditampilkan di depan semua guru, orang tua dan seluruh undangan seperti Vision Board setiap peserta, Komik dan Poster digital yang di desain dengan menggunakan Canva, dan beberapa lembar kerja selama program. Selain dalam bentuk karya yang dipajang, setiap peserta juga mendapat kesempatan untuk berani tampil dan berbicara sebagai bagian dari salah satu pengembangan kemampuan berbicara di depan umum.

Dalam kegiatan ini, Ibu Kepala Sekolah SMPN 7 Satap Malunda membuka acara dengan rasa syukur dan ucapan terima kasihnya. “Saya sangat berterima kasih kepada Taman Bacaan Pelangi yang telah memilih sekolah kami sebagai mitra dalam program Girl Empowerment. Anak-anak kami sangat terbantu dalam menggali dan mengenali potensi diri serta membangun kepercayaan diri mereka untuk tampil berani” Tutur Ibu Ida, Kepala Sekolah SMPN 7 Satap Malunda. “Tahun ini, untuk pertama kalinya sekolah kami menjadi Juara Umum dalam lomba perayaan kemerdekaan tingkat SMP se-kecamatan setelah mengalahkan 6 sekolah SMP lainnya di Kec. Malunda, dimana hampir seluruh peserta Girl Empowerment ikut berpartisipasi dan beberapa menjadi juara dalam beberapa cabang lomba seperti Pidato, Story Telling, Paduan Suara di lomba tersebut” sambungnya.

Ibu Warnida, sebagai salah satu guru fasilitator dalam program ini menyampaikan hal serupa. Selama setahun mendampingi siswi-siswinya belajar topik-topik pengembangan diri, Ia melihat kemampuan dan kepercayaan diri siswi meningkat pesat, dari yang tadinya masih malu untuk berbicara dihadapan teman-temannya, sekarang bisa lebih percaya diri mengungkapkan pendapatnya di dalam kelas.

Kegiatan Graduation dan Gelar Karya ini menjadi puncak terakhir dalam Program Girl Empowerment. Orang tua peserta juga berkesempatan untuk melihat karya dan penampilan anak-anak mereka sebagai hasil perkembangan diri selama mengikuti program. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada semua peserta karena telah menuntaskan proses belajar selama satu tahun.






